Macam-macam sendi
A.Sendi engselPada sendi engsel, kedua ujung tulang berbentuk engsel dan berporos satu. Gerakannya hanya satu arah seperti gerak engsel pintu. Misalnya gerak sendi pada siku, lutut, mata kaki, dan ruas antarjari.
B.Sendi pelana
Pada sendi pelana, kedua ujung tulang membentuk sendi seperti pelana dan berporos dua, tetapi dapat bergerak lebih bebas seperti orang naik kuda. Misalnya sendi antara tulang telapak tangan dengan pergelangan tangan.
C.Sendi putar
Pada sendi ini, ujung tulang yang satu dapat mengitari ujung tulang yang lain. Bentuk seperti ini memungkinkan gerakan rotasi dengan satu poros. Misalnya sendi antara tulang hasta dan pengumpil, dan sendi antara tulang atlas dengan tulang tengkorak.
D.Sendi luncur/Geser
Pada sendi luncur, kedua ujung tulang agak rata sehingga menimbulkan gerakan menggeser dan tidak berporos. Contohnya sendi antartulang pergelangan tangan, antar tulang pergelangan kaki, antar tulang selangka dan tulang belikat.
E.Sendi peluru
Pada sendi ini, kedua ujung tulang berbentuk lekuk dan bongkol. Bentuk ini memungkinkan gerakan bebas ke segala arah dan berporos tiga. Misalnya sendi antara tulang gelang bahu dan lengan atas, dan antara tulang gelang panggul dan paha.
F.Sendi kondiloid/ ellipsoid
Sendi kondiloid memungkinkan gerakan berporos dua dengan gerakan ke kiri dan ke kanan, ke depan dan ke belakang. Ujung tulang yang satu berbentuk oval dan masuk ke dalam suatu lekuk berbentuk elips. Misalnya sendi antara tulang pengumpil dan tulang pergelangan tangan.
Sumber : http://belajarbiologi.rumahilmuindonesia.net/?p=65\
Macam-Macam Tulang Manusia
1.
Berdasarkan Bentuk
Berdasarkan
bentuknya, ada tiga macam kelompok tulang, yaitu tulang pendek, tulang pipih,
dan tulang pipa.
a.
Tulang Pendek
Tulang
pendek berbentuk bulat pendek dan berisi sumsum merah Contohnya ruas
tulang belakang, tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki, dan
ruas-ruas tulang jari.
b.
Tulang Pipih
Tulang
pipih berbentuk pipih. Bagian dalamnya berongga-rongga seperti spons dan berisi
sumsum merah. Sumsum merah berfungsi membentuk sel-sel darah dan sel-sel darah
putih. Contohnya tulang rusuk, tulang dada, tulang belikat, dan tulang
pelipis.
c.
Tulang Pipa
Tulang
pipa berbentuk panjang dan bulat seperti pipa. Contohnya tulang lengan
atas, tulang paha, dan tulang hasta.
2.
Berdasarkan Jaringan Penyusun
Berdasarkan
jaringan penyusunnya, tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang
keras.
a.
Tulang Rawan
Tulang
rawan bersifat liat dan lentur karena zat-zat antarsel tulang banyak mengandung
zat perekat dan mengandung zat kapur. Zat perekat tulang adalah sejenis
protein yang disebut kolagen. Zat ini sangat berperan dalam proses
penyambungan tulang apabila terjadi tulang retak atau patah. Contohnya
telinga, hidung, dan di ujung-ujung tulang keras, tempat sambungan
antaratulang
.
b.
Tulang Keras
Tulang
keras bersifat kaku dan keras karena sebagian besar tersusun dari zat kapur dan
fosfor. Makin tua umur seseorang makin tinggi kadar zat kapur dalam tulangnnya.
Itulah penyebab tulang menjadi makin keras, tidak lentur, dan mudah
patah.
3.
Berdasarkan Letaknya
Rangka
tubuh manusia terdiri tas tulang-tulang yang saling berhubungan. Berdasarkan
letaknya, tulang penyusun kerangka tubuh manusia dapat dikelompokkan menjadi
tulang tengkorak, tulang badan, dan tulang gerak.
a.
Tulang Tengkorak
Tulang
penyusun tengkorak terdiri atas tulang pipih yang saling bersambungan. Pada
sambungan antara tulang tengkorak bayi yang baru lahir terdapat celah yang
lebar disebut fontanela. Tulang tengkorak berfungsi sebagai pelindung
organ tubuh yang lunak dan penting, misalnya untuk melindungi mata dan otak.
Selain itu, tulang tengkorak juga menentukan bentuk wajah.
b.
Tulang Badan
Tulang-tulang
penyusun rangka dalam menentukan bentuk badan dan berfungsi melindungi
alat-alat tubuh yang penting, misalnya jantung dan paru-paru. Rangka badan
terdiri atas tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, gelang bahum dan
gelang panggul.
c.
Tulang Anggota Gerak
Anggota
gerak kita terdiri atas dua lengan dua tungkai. Lengan disebut anggota gerak
atas dan tungkai (kaki) disebut anggota gerak bawah, Tulang lengan atas (humerus)
berhubungan dengan gelang bahu pada ujung atasnya dan berhubungan dengan lengan
bawah pada ujung lainnya. Tulang rawan bawah terdiri atas tulang pengumpil (radius)
dan tulang hasta (ulna). Kedua macam tulang tersebut (radius dan
ulna) berhubungan dengan tulang-tulang pergelangan tangan. Tungkai (kaki)
bagian atas berupa tulang paha (femur) yang berhubungan dengan gelang
panggul. Ujung bawah tulang paha berhubungan dengan tungkai bawah yang tersusun
atas tulang kering (tibia) dan tulang betis (fibula). Di antara
kedua tulang tersebut dan tulang paha terdapat tulang tempurung lutut (patela).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar